Analisis Kebocoran Coolant Pada Water Pump Engine Komatsu D375-6R
DOI:
https://doi.org/10.32487/jab.v3i2.54Kata Kunci:
Komatsu D375-6R, water pump, overheat, penyumbatan, kebocoranAbstrak
Tingginya angka unscheduled breakdown akibat engine overheat pada Bulldozer Komatsu D375-6R di operasional pertambangan menjadi latar belakang penelitian ini. Berdasarkan prinsip dasar motor diesel, keandalan fungsional engine sebagai penggerak utama sangat bergantung pada integrasi sistem pendingin untuk menjaga suhu kerja ideal (82°C – 93°C). Penelitian ini bertujuan menginvestigasi secara mendalam mata rantai kegagalan sistem pendingin yang berujung pada kerusakan komponen seal water pump Metode yang diterapkan adalah penelusuran kegagalan terstruktur melalui analisis akar masalah (Root Cause Analysis/RCA). Hasil penelitian mengungkapkan kebocoran eksternal coolant pada weep hole dipicu oleh penurunan elastisitas material elastomer seal akibat paparan temperatur ekstrem kronis mencapai 102°C. Kondisi overheat disebabkan oleh penyumbatan partikel debu tambang pada fin radiator yang diperparah rembesan oli akibat kegagalan O-Ring adapter hose oil cooler yang melewati batas umur pakai (hours meter >7.000 jam). Tindakan korektif berupa penggantian O-Ring adapter, pencucian radiator, dan instalasi water pump assembly baru berhasil menurunkan suhu kerja engine secara signifikan sebesar 14°C (dari 102°C menjadi 88°C) pada kondisi beban kerja ekstrem (high-load dozing). Efektivitas solusi ini dibuktikan dengan kembalinya parameter operasional standar dan hilangnya alarm warning pada monitor panel kabin.
Referensi
[1] M. E. Wahyudinata, R. Noval, and I. Susanto, “Analisa Overheating Engine Whell Loader 835 H Liugong Studi Kasus Pada Water Pump,” pp. 1473–1482, 2024.
[2] PT United Tractors Tbk, “Basic Mechanic Course,” 2005.
[3] PT United Tractors Tbk, “Basic mechanic course product knowledge & publication book technical training department,” 2011.
[4] W. Karimah, A. Karim, M. A. Noor, and N. Salsabila, “Evaluasi Produktivitas dan Biaya Alat Berat pada Pekerjaan Beton Struktur fc ’ 30 Mpa,” no. April 2024, pp. 759–768, 2025, doi: 10.33364/konstruksi/v.23-2.2794.
[5] H. Purwono, “Analisa Engine Overheat Pada Unit Komatsu Bulldozer,” no. November 2017, pp. 1–2, 1846.
[6] A. R. Hakim, W. Wibowo, and N. Astriawati, “Sistem Pendingin Mesin Diesel Pada Whell Loader Komatsu WA120-3CS,” vol. 07, pp. 76–85, 2020.
[7] E. Yohana et al., “Analisa Perhitungan Efisiensi Circulating Water Pump 76LKSA-18 Pembangkit Listrik Tenaga Uap Menggunakan Metode Analitik,” vol. 18, no. 1, pp. 8–12, 2016.
[8] D. Feriyanto, S. Alva, R. Vikaliana, and A. S. Kristanto, “Analisis Sistem Pendingin Menggunakan Thermostat Dan Tanpa Thermostat Dalam Pencapaian Panas Mesin Pada Alat Uji Prestasi,” no. July 2020, pp. 637–646, 2022.
[9] N. N. Farida et al., “Effect of Engine Rotation on Mechanical Water Pump and Microcontroller-Based Electric Water Pump for Liquid- Cooled Motor Engine on Coolant Temperature,” vol. 22, no. 1, pp. 1–9, 2025.
[10] Jaim, “Analisis pengaruh jumlah sudu,” vol. 2, no. 2, pp. 71–78, 2019.
[11] O. Wiharna and Mohamad Agus, “Analisis Sistem Pendingin Engine,” vol. 1, pp. 1–7, 2016.
[12] Direktorat Pembinaan SMK, Perawatan Engine Dan Unit Alat Berat. 2013.
[13] G. Subiyakto, A. Farid, K. Raflando, G. Subiyakto, A. Farid, and L. B. Masalah, “Analisis volume air radiator terhadap perubahan temperatur pada motor diesel chevrolet,” vol. 4, no. 2, 2012.
[14] Komatsu, “Shop Manual Bulldozer D375-6R,” 2010.
[15] A. D. Hantoro, “‘Technical Investigation Report: Engine Water Pump Leak Case,’ Laporan Mata Kuliah Intermediate Engine, Politeknik Negeri Balikpapan, Dokumen TI Kerusakan Engine, 2026.”
[16] Komatsu, “Operation & Maintenance Manual D375-6R,” 2010.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Aan Dwi Hantoro, Yudi Kurniawan, Yasmin Zulfati Yusrina, Ade Yuspandi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.








