Integrasi HAZOP–AHP untuk Penyusunan Safety Plan Berbasis Prioritas Risiko pada Aktivitas Lifting Gantry Crane

Penulis

  • Zulkifli Zulkifli Politeknik Negeri Balikpapan
  • Patria Rahmawaty Politeknik Negeri Balikpapan
  • Ida Bagus Dharmawan Politeknik Negeri Balikpapan
  • Fikri Rizky Ferdian Politeknik Negeri Balikapapan

DOI:

https://doi.org/10.32487/jab.v3i2.53

Kata Kunci:

ganty crane, safety plan, Hazard and Operability Study, Analytical Hierarchy Process, keselamatan kerja

Abstrak

Aktivitas lifting menggunakan gantry crane memiliki tingkat risiko tinggi karena melibatkan interaksi pekerja, peralatan mekanis, beban, prosedur operasional, dan kondisi lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan safety plan berbasis prioritas risiko melalui integrasi Hazard and Operability Study, risk matrix, dan Analytical Hierarchy Process. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, telaah dokumen keselamatan kerja, serta penilaian aktivitas operasional gantry crane. Risiko dianalisis berdasarkan konsekuensi dan peluang kejadian, kemudian dipetakan dalam risk matrix. Pembobotan kriteria dilakukan melalui matriks perbandingan berpasangan untuk mengidentifikasi faktor dominan pengendalian keselamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 29 aktivitas, 24 aktivitas (82,76%) berada pada kategori risiko tinggi, tiga aktivitas (10,34%) berada pada kategori ekstrem, dan dua aktivitas (6,90%) berada pada kategori rendah. Risiko ekstrem ditemukan pada pemeriksaan bridge girder/beam, pemeriksaan tabel daftar beban dan sticker hand signal, serta pengembalian peralatan setelah digunakan. Matriks awal AHP menghasilkan consistency ratio 0,0153, yang menunjukkan konsistensi matematis. Faktor manusia memperoleh bobot tertinggi 0,4162, diikuti peralatan 0,2618, manajemen 0,1611, material atau beban 0,0986, dan lingkungan 0,0624. Temuan ini menunjukkan bahwa safety plan perlu memprioritaskan kompetensi, komunikasi, kepatuhan prosedur, inspeksi, dan pengawasan sebagai dasar pencegahan kecelakaan serta alokasi sumber daya keselamatan operasi gantry crane secara lebih terarah dan efektif.

Referensi

[1] Y. Junjia, A. H. Alias, N. A. Haron, and N. Abu Bakar, “A Bibliometrics-Based Systematic Review of Safety Risk Assessment for IBS Hoisting Construction,” Buildings, vol. 13, no. 7, 2023, doi: 10.3390/buildings13071853.

[2] Y. Junjia, A. H. Alias, N. A. Haron, and N. Abu Bakar, “Identification and analysis of hoisting safety risk factors for IBS construction based on the AcciMap and cases study,” Heliyon, vol. 10, no. 1, 2024, doi: 10.1016/j.heliyon.2023.e23587.

[3] H. Mandali, E. Keighobadi, H. Ebrahimi, S. M. Hanifi, S. M. Ayat, and M. Ghashghaei, “Machine learning and bayesian network based on fuzzy AHP framework for risk assessment in process units,” Sci. Rep., vol. 15, no. 1, 2025, doi: 10.1038/s41598-025-25690-1.

[4] P. K. Marhavilas, M. Filippidis, G. K. Koulinas, and D. E. Koulouriotis, “An expanded HAZOP-study with fuzzy-AHP (XPA-HAZOP technique): Application in a sour crude-oil processing plant,” Saf. Sci., vol. 124, 2020, doi: 10.1016/j.ssci.2019.104590.

[5] D. Li, Q. Cao, J. Wang, and X. Mi, “Application of integrated method of hAZOP-ahp and fuzzy comprehensive evaluation in coal mine gas explosion accident,” in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 2021. doi: 10.1088/1755-1315/692/4/042103.

[6] M. Cheraghi, A. Eslami Baladeh, and N. Khakzad, “A fuzzy multi-attribute HAZOP technique (FMA-HAZOP): Application to gas wellhead facilities,” Saf. Sci., vol. 114, pp. 12–22, 2019, doi: 10.1016/j.ssci.2018.12.024.

[7] A. Banu, S. M. Hoseyni, and J. Cordiner, “Multi-Criteria Decision-Making Methodologies Applied to Hazard and Operability Studies in High-Hazard Industries,” Qual. Reliab. Eng. Int., vol. 42, no. 2, pp. 774–792, 2026, doi: 10.1002/qre.70108.

[8] P. K. Marhavilas, M. Filippidis, G. K. Koulinas, and D. E. Koulouriotis, “A HAZOP with MCDM based risk-assessment approach: Focusing on the deviations with economic/health/environmental impacts in a process industry,” Sustain., vol. 12, no. 3, 2020, doi: 10.3390/su12030993.

[9] P. K. Marhavilas, M. Filippidis, G. K. Koulinas, and D. E. Koulouriotis, “The integration of HAZOP study with risk-matrix and the analytical-hierarchy process for identifying critical control-points and prioritizing risks in industry – A case study,” J. Loss Prev. Process Ind., vol. 62, 2019, doi: 10.1016/j.jlp.2019.103981.

[10] A. C. F. Da Rosa, G. C. Lapasini Leal, E. V. C. Galdamez, and R. C. T. De Souza, “Risk management in occupational safety: A systematic mapping,” Work, vol. 70, no. 1, pp. 147–166, 2021, doi: 10.3233/WOR-213561.

[11] T. Eum, E. Shin, D. S. Rhee, and C. G. Song, “Integrated Hydro-Operational Risk Assessment (IHORA) for Sewage Treatment Facilities,” Appl. Sci., vol. 16, no. 2, 2026, doi: 10.3390/app16020864.

Unduhan

Diterbitkan

22-07-2026

Terbitan

Bagian

Artikel