Preventive Maintenance Pada Harbour Mobile Crane (HMC) Gottwald di PT.XYZ

Penulis

  • Apni Tito Maulana Institut Teknologi Sumatera
  • Bimo Panji Riyanto Institut Teknologi Sumatera
  • Khairul Umam Al Aziz Institut Teknologi Sumatera
  • Muhammad Alfarizi Yoga Pratama Institut Teknologi Sumatera
  • Muhammad Razi Scoriyanto Institut Teknologi Sumatera
  • Dion Darmawan Institut Teknologi Sumatera
  • Fajar Paundra Institut Teknologi Sumatera
  • Nia Sastra Permata Institut Teknologi Sumatera

DOI:

https://doi.org/10.32487/jab.v3i2.52

Kata Kunci:

Preventive maintenance, harbour mobile crane, availability, downtime, produktivitas

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan preventive maintenance pada Harbour Mobile Crane (HMC) Gottwald di PT XYZ Tbk. melalui analisis downtime, availability, MTBF, MTTR, serta identifikasi komponen dominan penyebab gangguan operasional. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara dengan teknisi dan operator, studi literatur, serta telaah data daily report perawatan HMC periode Januari-Oktober 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa HMC260 memiliki rata-rata availability sebesar 84,42%, dengan downtime tertinggi pada Juni sebesar 338,85 jam dan downtime terendah pada Agustus sebesar 13,12 jam. Pada HMC300, rata-rata availability sebesar 59,69% dengan downtime tertinggi pada Januari sebesar 780,70 jam. Analisis MTBF dan MTTR menunjukkan bahwa tingkat kesiapan alat tidak hanya dipengaruhi oleh durasi perbaikan, tetapi juga oleh frekuensi gangguan yang berulang. Penerapan preventive maintenance berbasis data historis dan prioritas komponen kritis diperlukan untuk menekan downtime, meningkatkan reliability, serta mendukung kelancaran operasional bongkar muat di lingkungan pelabuhan.

Referensi

[1] P. T. Febiyansah, “Kebijakan Maritim dan Tranformasi Industri Pelayaran Indonesia dalam Kerangka Penerapan Asas Cabotage,” 2018. [Daring]. Tersedia pada: https://media.neliti.com/media/publications/77523-ID-kebijakan-maritim-dan-transformasi-indus.pdf

[2] J. Anthony, T. A. R. Arungpadang, dan C. S. C. Punuhsingon, “Penerapan Reliability Centered Maintenance Pada Perencanaan Waktu Interval Preventive maintenance Unit Container Crane Di Terminal Peti Kemas Pt Pelindo Iv Bitung,” Jurnal Tekno Mesin, vol. 10, no. 1, hlm. 22–29, 2024, doi: 10.35793/jtm.v10i1.51994.

[3] A. H. A. Q. H. ALFIAN UMAR, “Optimalisasi Pemeliharaan Harbour Mobile Crane Dan Hopper Dalam Peningkatan Pelayanan Kegiatan Bongkar Muat Di Pt Pelindo Iv (Persero) Cabang Makassar,” Jurnal Ilmiah Kemaritiman, vol. 19, no. 5, hlm. 1–23, 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://karya.brin.go.id/id/eprint/26727/1/2962-0627_1_1_2022-2.pdf

[4] L. Okanminiwei dan S. A. Oke, “Optimization of Maintenance Downtime for Handling equipment in a Container Terminal using Taguchi Scheme, Taguchi-Pareto Method and Taguchi-ABC Method,” IJIEM - Indonesian Journal of Industrial Engineering and Management, vol. 1, no. 2, hlm. 69, 2020, doi: 10.22441/ijiem.v1i2.9912.

[5] I. Sodikin, C. I. Parwati, F. Fayzi, dan M. Indrayana, “Penjadwalan Perawatan Mesin Dengan Metode Preventive maintenance & Predictive Maintenance (Studi Kasus Di PLTD Kota Masohi),” Jurnal Tekstil: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Tekstil dan Manajemen Industri, vol. 7, no. 1, hlm. 37–46, 2024, doi: 10.59432/jute.v7i1.88.

[6] S. Syahruddin, “Analisis Sistem Perawatan Mesin Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) Sebagai Dasar Kebijakan Perawatan yang Optimal di PLTD “X”, Jurnal Teknologi Terpadu, vol. 1, no. 1, hlm. 42-49, 2013, doi: 10.32487/jtt.v1i1.16.

[7] F. Herlina, F. Rahman, Y. Maulana, I. Trianiza, dan S. Arief, “Crawler Crane Maintenance Optimization with Increased Reliability Through Preventive and Corrective Maintenance Strategies,” Journal Europeen des Systemes Automatises, vol. 57, no. 6, hlm. 1697–1704, 2024, doi: 10.18280/jesa.570617.

[8] N. F. Fatma, H. Ponda, dan R. A. Kuswara, “Analisis Preventive maintenance Dengan Metode Menghitung Mean Time Between Failure (Mtbf) Dan Mean Time To Repair(Mttr),” Journal Heuristic, vol. 17, hlm. 87–94, 2020.

[9] W. S. Ardiansyah, M. Teresya, L. Lusiani, “Perawatan Dan Perbaikan Harbour Mobile Cranepada Pelaksanaan Bongkar Muat Containerdi Mv Pekan Fajar,” Prosiding Seminar Nasional, vol. 3, no. Vol 3 No 1 (2021): National Seminar on Maritime and Interdisciplinary Studies 3, hlm. 1–8, 2021, [Daring]. Tersedia pada: https://e-journal.akpelni.ac.id/index.php/prosiding-nsmis/article/view/183/195

[10] Rommy Febri Prabowo, Hendrik Hariyono, dan Erry Rimawan, “Total Productive Maintenance (TPM) pada Perawatan Mesin Grinding Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE),” Journal Industrial Servicess, vol. 5, no. 2, hlm. 208–208, 2020.

[11] Supriyati, A. R. Widya, dan H. Widyatri, “Tinjauan Penerapan TPM (Total Productive Maintenance) dengan mengukur nilai OEE (Overall Equipment Effectiveness): Berbagai Sektor Industri,” Journal of Optimization System and Ergonomy Implementation (JOSEON, vol. 3, no. 1, hlm. 51–61, 2025, [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.upnvj.ac.id/joseon

[12] D. Nurdiansyah dan A. H. D.P, “Analysis of Maintenance Management at PT.XYZ Power Plant (With MTTR, MTTF, and Availability Factors) and Development of Performance Improvement Program,” Formosa Journal of Multidisciplinary Research, vol. 3, no. 9, hlm. 3363–3376, 2024, doi: 10.55927/fjmr.v3i9.11137.

Unduhan

Diterbitkan

22-07-2026

Terbitan

Bagian

Artikel