Upaya Perbaikan Warehouse Management Di PT. United Tractor Site Loa Janan
DOI:
https://doi.org/10.32487/jab.v3i1.47Kata Kunci:
Management, warehouse, upaya, sistem FIFO, analisis FNSAbstrak
Warehouse adalah tempat menyimpan dan mengumpulkan barang . Intinya tempat untuk menyimpan dan mengumpulkan bahan dan row material. Perancangan warehouse management merupakan salah satu aspek penting yang sangat memengaruhi kinerja suatu perusahaan. Pengelolaan gudang yang tidak optimal dapat menyebabkan ketidakefisienan aliran material serta meningkatkan frekuensi perpindahan bahan, produk, informasi, peralatan, dan tenaga kerja. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan keterlambatan penyelesaian produk serta meningkatkan biaya produksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan field research (penelitian lapangan), yaitu metode penelitian yang berfokus pada pengumpulan data primer atau informasi terbaru yang diperoleh secara langsung dari kondisi nyata di lapangan. Teknik pengumpulan data yang diterapkan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses penelitian serta pengambilan data dilaksanakan di PT United Tractors site Loa Janan. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah penumpukkan spare parts yang tidak teratur di dalam warehouse, Belum ada penomoran rak sehingga membuat bingung Ketika mau mengambil spare parts. Upaya yang di lakukan adalah dengan mengusulkan tata letak yang baru, Usulan pemberiam sitem FIFO, Usulan area pengelompokkan spare parts dengan analisis FNS.
Referensi
[1] M. D. Savitriani, “Pengaruh Pembentukan Portofolio Terhadap Return Dan Risiko Saham Di Perusahaan LQ45 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya,” vol. 6, pp. 1–20, 2017.
[2] S. Saputra and T. Y. Sihombing, “Analisis Kualitas Pelayanan Pergudangan Pada PT Agility International Cabang Surabaya,” 2020.
[3] H. W. W. Pitoy, A.B.H. Jan, J.S.B. Sumarauw, “Analisis Manajemen Pergudangan Pada Gudang Paris Superstore Kotamobagu", Jurnal EMBA, vol. 8. no.3 pp. 252–260, 2020.
[4] M. R. Akbar, “Perancangan Informasi Gudang Rayon Bandung Dsm Tex Melalui Media Company Profile”.
[5] J. Warman, Warehouse Management. 1988.
[6] A. N. Yunianti, “Analisis Perencanaan Layout pada PT. Karyamanungga Lithomas untuk Meningkatkan Efisiensi Waktu Produksi,” 2017, [Online]. Available: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/14764
[7] S. Syahruddin, P. B. Al Habsy, H. Hermansyah, S. Akbar, Y. E. Nurcahyo, "Penerapan Metode Activity Relationship Chart (ARC) Dalam Perencanaan Layout Perluasan Workshop di PT. EX-Jayapura", Jurnal Alat Berat, Vol. 02 No. 02, pp. 49-58, 2025, DOI: https://doi.org/10.32487/jab.v2i2.39.
[8] H. Hasan, H., Arif, M., Melliana, M., Julanos, & Rahmi, “Penataan Gudang Spare Part Dengan Pendekatan Standar 5S dan Metode FIFO di PT XYZ,” J. ARTI (Aplikasi Ranc. Tek. Ind., pp. 18(2), 181–188, 2023, [Online]. Available: https://doi.org/10.52072/arti.v18i2.673
[9] Y. Virdaus, “Analisis Penataan Produk Kaos Kaki Merk Soka dengan Metode FIFO di PT Soka Cipta Niaga,” 2022.
[10] S. Syahruddin, "Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Selisih Jumlah Stok Suku Cadang Di Gudang Bengkel Perawatan Alat Berat PT. “X”, Jurnal Teknologi Terpadu, Vol.4 No.1, pp.42-47, 2016.
[11] A. A. Lestari, N., & Ridwani, “Pengaruh Material Handling Dan Tata Letak Terhadap Efektivitas Produksi Pada Perusahaan Manufaktur Otomotif Di Kawasan Jababeka I Cikarang,” J. Ekon. Dan Bisnis, pp. 1(2), 69–79, 2021, [Online]. Available: https://doi.org/10.56145/EKONOMIBISNIS.V1I2.24
[12] B. S. Nasional, Demarkasi di Area Pertambangan. 2016.
[13] Australia Standards, “Colour Standards for General Purposes, Sydney, Australia: Standards Australia, 2011.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ida Bagus Dharmawan, Arwin Arwin, Firlan Muhda

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.








